Puyuh dan Kefir

Cara Mengupas Kulit Telur Puyuh Segar

Jika tidak menggunakan mesin pengupas, mengupas kulit telur puyuh dianggap bukan pekerjaan mudah. Apalagi sebagian orang mempercayai bahwa kulit telur segar itu sulit dikupas. Putih telurnya sering menempel pada putih telur atau dagingnya, sehingga sulit dikelupas.

Namun, pengalaman saya selama ini tidak masalah dengan umur telur, baik baru keluar dari kandang (telur umur sejam) ataupun yang sudah lebih seminggu.  Yang kulit telurnya sudah mengeras (berumur lebih dari sehari atau beberapa hari) memang sedikit lebih mudah.  Tapi, perbedaannya relatif tidak berarti.

Beginilah cara agar kulit telur puyuh mudah dikupas :

  1. Bersihkan telur dari kotoran yang mungkin ada yang menempel pada kulit telur.  Kotoran yang menempel pada kulit telur berpotensi menimbulkan penyakit.
  2. Sewaktu membersihkan pada baskom atau panci, telur yang mengapung sebaiknya dipisahkan.  Jangan ikut direbus.  Kalau kulitnya lembek dan pecah akan menyebabkan kulit telur susah dikelupas.  Kalau mengapung dan telurnya sudah berumur, ada kemungkinan telurnya sudah terkontaminasi sehingga bisa mengotori telur segar yang lain.
  3. Jerang air pada kompor secukupnya sampai hampir atau sampai mendidih.  Tuangkan sesendok garam dapur untuk 2 liter air yang dididihkan.  Bisa juga ditambahkan asam cuka untuk lebih melunakkan kulit telur.
  4. Setelah mendidih, tuangkan telur yang sudah dibersihkan.  Lalu rebus kira-kira 10-15 menit sampai matang.  Perlu diperhatikan, merebus telur bukan direbus sejak airnya dingin, tapi panas dulu airnya sampai hampir mendidih, baru tuangkan telur ke dalam air panas.
  5. Setelah itu, buang air rebusannya dan ganti dengan air dingin.  Lebih baik dengan air es.
  6. Ambil sebutir telur, lalu ketukkan atau gilingkan dengan tangan pada papan atau lantai sehingga kulit telur remuk merata.  Jangan terlalu keras agar telurnya tidak pecah.
  7. Cubit salah satu bagian kulit telur yang telah retak untuk mengelupasnya.  Bisa bagian mana saja, tapi saya lebih suka mencubit bagian yang lonjong, karena lebih mudah.
  8. Setelah dicubit perlahan lalu putar atau tarik ke bawah berputar sehingga kulit telur ikut terkelupas.  Dari 100 telur yang dikelupas, mungkin satu dua butir yang dagingnya ikut terbawa, karena kurang hati-hati mencubit kulit telurnya.

Biasanya, saya langsung makan saja deh, soalnya telur puyuh selain tinggi proteinnya dan menyehatkan….

Jadi tidak ada masalah dengan umur telur yang baru.

==============================================

Grosir Telur Puyuh Wilayah Bandung Selatan.

Harga sangat bersaing, telur berusia 3-10 hari (bisa tahan kurang lebih 30 hari).  Dapat mengirimkan ke lokasi secara rutin.  Untuk harga terakhir dan komitmen, silahkan hubungi : Adji – 085 287  954 209 (via sms).  Untuk pelayanan Bandung dan Sekitarnya.

Sedia juga daging puyuh siap saji untuk atau daging puyuh frozen (beku) untuk kebutuhan restoran, cafe, dan lain-lain.Kebutuhan dapat disediakan secara kontinyu untuk kepentingan usaha Anda.

This entry was published on November 29, 2013 at 6:30 am. It’s filed under Puyuh and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

One thought on “Cara Mengupas Kulit Telur Puyuh Segar

  1. hehe, sip juga tips-nya. thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: