Puyuh dan Kefir

Usaha Kuliner Puyuh Yuk.

Usaha kuliner itu gampang-gampang susah, apalagi kalau modal cekak.  Juga butuh waktu yang bisa jadi panjang agar dikenal.  Kalau modal besar, lokasi bagus, harga oke, boleh jadi lebih gampang.  Tapi, kalau modal pas-pasan lalu mempertaruhkan untuk buka restoran atau cafe, dengan resiko maju pesat atau gulung tikar, barangkali harus pikir-pikir berkali-kali sebelum terjun.

Mencoba usaha itu dengan modal terbatas dan apa adanya untuk resiko dapur tidak mudah.  Yang sukses tentu sudah berjibun meraih pangsa kuliner, yang bertumbangan dan hidup bagai kerakap tumbuh di batu.  Hidup segan mati tak mau juga tidak kalah menggunungnya.  Jadi, seperti apa kuliner yang mudah dan cepat meraih untung?.

Sulit juga ya, tak mudah menjawabnya.  Yang sukses sudah punya segudang pengalaman dari titik nol sampai maju usahanya.  Mula-mula kecil saja lama-kelamaan membesar, begitu ceritanya, selalu.  Menunya sederhana, tapi rasanya mantap.  Makin lama konsumen makin menyukainya.  Dan akhirnya muncullah nama-nama yang kemudian menjadi besar, misalnya restoran lele lela, ayam goreng suharti, kentucky fried chicken, kripik Ma Icih, dan segudang nama lainnya yang tak habis-habisnya.

Lalu, kalau saya mau usaha kuliner, usaha apa ya?.  Ini yang terngiang di kepala?.

Saya hanya seorang peternak kecil burung puyuh dan menjual telur yang hasilnya cuma berbelas kilo saja seharinya.  Mau menjual burung yang sudah tidak rajin bertelur juga ternyata tidak mudah.  Harga pakan yang naik setelah kenaikan bbm agustus lalu, membuat usaha ternak saya kembang kempis…..

Akhirnya, berbekal keterampilan memasak saya mulai menjajakan dagangan daging puyuh.  Ini saya lakukan pada pasar kaget minggu pagi atau hari hari lainnya yang ada pasar kagetannya.

Jualan Daging Puyuh di Pasar Kaget hari Minggu Pagi

Jualan Daging Puyuh di Pasar Kaget hari Minggu Pagi

Bermodal beberapa meja atau bahkan hanya meja saja dengan daging puyuh ungkep dan tempat pengepakan, kadang karena khawatir tidak terjual, saya minta teman yang punya pempek untuk dibawa dan dijual juga.  Bahkan kerupuk jadul juga ikutan mejeng :

Apa saja dijual, selain puyuh untuk meningkatkan minat beli

Apa saja dijual, selain puyuh untuk meningkatkan minat beli

Sambutan pembeli susah diduga.  Namun, alhamdulillah, nggak pernah kembali dengan hanya sekedar tepuk lalat.  Di Gasibu Bandung, ini pertama kali berjualan daging puyuh ungkep dan sate telur puyuh, telur puyuh mentah, dari jam 6 pagi sampai jam 11 siang terbeli beberapa puluh potong dengan hasil bersih 680 ribu rupiah setelah  dipotong untuk retribusi dan bayar preman jalanan 5 ribu perak.  Kegiatan dilanjutkan dengan kedua, ketiga, ke empat, kelima.  Dan hitung-hitung penjualan mencapai angka 2,3 juta lebih sedikit dalam seminggu.  Dari pengalaman pendek ini, dapat diraih beberapa aspek yang bisa dinilai :

  • Untuk wilayah Bandung, masyarakat tidak begitu mengenal apa itu daging puyuh.  Kalau telurnya (telur puyuh) relatif sudah dikenal baik.
  • Sejumlah konsumen sudah mengenal apa itu daging puyuh dan langsung ingin mencobanya.  Untuk tipe konsumen ini, tidak diperlukan lagi test food (contoh sampel makanan), tapi langsung membeli.
  • Ada aspek spontanitas untuk merasakan daging puyuh sebagai kuliner jenis baru yang mendorong konsumen untuk mencoba test food yang diberikan.  Dari pesan hanya satu ekor, kemudian bisa membeli sampai belasan ekor sekaligus.  Katanya untuk oleh-oleh di rumah.
  • Yang membeli umumnya memberikan penilaian, rasanya enak dan gurih, teksturnya lembut, bahkan ada yang mengatakan, lebih gurih dari daging ayam kampung.  Lemaknya juga sedikit, nyaris tidak ada.
  • Beberapa ibu-ibu ada yang enggan menyantapnya dengan alasan geli dan kecil jika dibanding ayam.  Jadinya, ada kemudian membeli sate telur puyuh yang memang cita rasa dan nilai proteinnya sangat baik bagi ibu-ibu.  Kolesterolnya juga relatif lebih rendah.

Komentar komentar ini mendorong saya lebih optimis, untuk lebih menguji pasar, akhirnya dibuka saja deh, jongko puyuh ::

Menjual aneka masakan puyuh -- Manteeps bro

Menjual aneka masakan puyuh — Manteeps bro

Uji coba dengan modal terbatas tidak boleh terlalu wah, yang penting penonjolan aspek yang dijual harus jelas dan mudah dibaca serta harapan tentunya bisa cepat balik modal….

Jadi mengapa tidak !?

Daging puyuh adalah alternatif kuliner yang memiliki daya pikat tertentu yang mendorong orang untuk mencobanya.

Rasanya yang gurih dan harga yang relatif terjangkau memungkinkan konsumen cepat tertarik.

Jika Anda berminat menekuni kuliner, dan ingin mencoba daging puyuh sebagai alternatif atau menu tambahan maka :

Kami dapat menyediakan daging puyuh karkas frozen siap dimasak untuk kebutuhan kuliner/Katering/Cafe/Warung Tenda Anda.   Kami menyediakan secara kontinyu atau temporer sesuai kebutuhan.

Kami mengundang untuk bekerja sama berdagang daging puyuh yang telah dibumbui, ungkep, dan dikemas dengan atau tanpa merek dagang.  Khususnya bagi mereka yang ingin berusaha kuliner, tapi tidak mau direpotkan untuk memasak dan mengolah bahan baku menjadi bahan masakan siap santap.  Pengiriman dikemas dalam kemasan kedap udara sehingga rasa dan keawetan makanan terjamin tanpa bahan pengawet sintesis.

Kami menjamin pasokan secara rutin baik dengan kapasitas sampai 500 ekor per hari baik dalam bentuk karkas maupun sudah dimasak.  Jaminan pengembalian barang (dalam kemasan utuh) kami terima 100%.  Dengan demikian resiko awal untuk berbisnis kuliner serta jaminan kontinyu ketersediaan produk, dengan modal kecil, keuntungan lebih mudah diraih. Daging Puyuh mentah (karkas) per ekor hanya 5000,=, Sudah diungkep dan dikemas hanya Rp 6000,- per ekor.  Harga konsumen berkisar antara 7000 – 9000 per ekor.  Saya jual di minggu pagi Rp 9500 per ekor untuk ungkep siap goreng.  Selisih terhadap harga konsumen mencapai 3500 per ekor.  Selisih harga pokok penjualan dengan harga jual, memungkinkan sedikit modal, prosentasenya lumayan. Tentu beda pangsa, beda juga harganya.  Ini namanya, harga kaki lima, rasa bintang lima. Namun, daya saingnya dibanding dengan ayam tidak kalah, gurih dan proteinnya menang.  Proses edukasi kepada pasar, semestinya tidak sulit.  Jadi, kuliner puyuh adalah produk alternatif yang menguntungkan bagi siapa saja yang berkecimpung di dunia ini.

Kalau ingin memulai, kapan lagi kalau tidak sekarang.  Ubah hambatan menjadi peluang-peluang.  Usaha ini tidak ajaib, membutuhkan kerja keras, komitmen, kejujuran, dan tentu saja resiko yang juga harus terukur dan minimum…..

Informasi lebih lanjut untuk detail :

Untuk Kerjasama Hub:

Quail Kefir Farm

Adji – 085 287  954 209 (via sms), cantumkan nama, kota/lokasi, jika sudah memiliki usaha kuliner, mohon sebutkan jenis usaha yang sudah dijalankan.

This entry was published on November 26, 2013 at 7:59 am. It’s filed under Puyuh and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

One thought on “Usaha Kuliner Puyuh Yuk.

  1. Sipp gan, Baca juga tips sukses usaha kuliner daging disini😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: